Text
Demokrasi dan Toleransi dalam Represi Orde Baru
Buku ini mengkaji keberadaan dan kiprah Forum Demokrasi (Fordem), sebuah kelompok intelektual yang muncul pada masa Orde Baru dan dipelopori antara lain oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Virdika Rizky Utama menelusuri gagasan, aktivitas, dan sikap Fordem dalam mempertahankan demokrasi serta menanggapi berkembangnya sektarianisme di Indonesia. Buku ini juga menggambarkan bagaimana para intelektual dari latar belakang yang beragam—agama, filsafat, hukum, dan aktivisme—berusaha membangun ruang dialog serta mempertahankan gagasan demokrasi dan toleransi di tengah kondisi politik Orde Baru.
| P011734B | 320 UTA AJI169 | Perpustakaan SMA FG | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain