Text
Ibn Taimiyah tentang Kalam dan Falsafah
Buku ini merupakan karya ilmiah monumental Nurcholish Madjid (Cak Nur) yang membedah pemikiran Ibn Taimiyah, seorang ulama besar abad ke-14 yang dikenal karena kritik radikalnya terhadap ilmu kalam (teologi spekulatif) dan falsafah (filsafat Yunani). Cak Nur menepis anggapan umum bahwa Ibn Taimiyah adalah seorang literalis antikemajuan. Sebaliknya, buku ini menunjukkan bahwa Ibn Taimiyah menguasai logika formal Aristoteles secara mendalam justru untuk meruntuhkan klaim-klaim metafisika para teolog dan filosof Muslim saat itu yang dianggapnya telah menjauh dari kemurnian ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.
Melalui analisis yang objektif, Cak Nur menguraikan bagaimana Ibn Taimiyah menawarkan logika alternatif yang berbasis pada realitas konkret dan empiris, bukan pada abstraksi mental yang spekulatif. Ibn Taimiyah menegaskan bahwa akal budi yang sehat (al-'aql al-sharih) tidak akan pernah bertentangan dengan wahyu yang sahih (al-naql al-shahih). Penolakan Ibn Taimiyah terhadap filsafat pada masanya sebenarnya merupakan upaya untuk membersihkan akidah Islam dari pengaruh helenisme yang mengaburkan pesan-pesan transendental agama.
Dengan gaya penulisan yang akademis dan jernih, buku ini berhasil menjembatani pemikiran klasik dan modern. Cak Nur memanfaatkan studi ini untuk membumikan gagasan neo-modernisme Islam, memperlihatkan bahwa sikap kritis terhadap tradisi pemikiran masa lalu merupakan hal yang esensial demi pembaruan Islam. Buku ini menjadi rujukan penting bagi siapa saja yang ingin memahami dinamika hubungan antara rasionalitas dan wahyu dalam sejarah intelektual Islam.
| P011567B | 297.261 MAD AJI006 | Perpustakaan SMA FG | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain