Text
Belajar Sejati vs Kurikulum Nasional: Kontestasi Kekuasaan dalam Pendidikan Dasar
Buku ini secara kritis mengupas dan membedah dinamika pendidikan dasar di Indonesia, berfokus pada "kontestasi" atau pertarungan antara kurikulum nasional yang cenderung kaku dan membelenggu dengan gagasan pendidikan yang memerdekakan. Di dalam buku ini, Yosef Dedy Pradipto menyoroti bagaimana kurikulum sering kali dijadikan instrumen kekuasaan dan indoktrinasi yang justru mengekang kemanusiaan anak didik serta menjauhkan mereka dari esensi belajar itu sendiri.
Sebagai jalan keluar dan antitesis, penulis mengangkat gagasan "Belajar Sejati" yang diwariskan oleh budayawan dan tokoh pendidikan Y.B. Mangunwijaya (Romo Mangun). Pemikiran ini diwujudkan secara nyata melalui eksperimen pendidikan di Yayasan Dinamika Edukasi Dasar (DED) dan SD Kanisius Eksperimen (SDKE) Mangunan. Pendidikan ala Romo Mangun sangat menghargai hak "anak sebagai anak", mendorong terciptanya kurikulum alternatif yang relevan dengan lingkungan budaya, serta menuntut lahirnya "guru sejati" yang hadir bukan sebagai penguasa kelas, melainkan sebagai fasilitator yang memerdekakan. Buku ini sangat menggugah dan direkomendasikan bagi pendidik, pemerhati pendidikan, maupun orang tua yang merindukan sistem pendidikan yang memanusiakan manusia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain